Minggu, 24 Maret 2013

ILMU KEBATINAN

KEBATINAN,  Orang yang pernah menemui kembaran diri atau saudara empat kelima pancer pasti akan mengenal jatidiri, siapakah diri kita sebenarnya. "Cara Bersemedi Untuk Menemui Saudara Sejati" Menemui saudara sejati artinya adalah menemui kembaran diri yang ada di dalam tubuh manusia. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa dipercaya adanya kembaran diri di dalam tubuh manusia, mereka berjumlah empat orang dan semuanya wajahnya persis seperti kita, hanya saja mereka lebih bersih dan cerah, tidak kumus-kumus seperti kita. Mereka bersatu di dalam tubuh manusia dan berwujud menjadi diri kita yang sekarang ini. Benarkah itu? Benar atau tidak, hal ini telah menjadi kepercayaan masyarakat Jawa secara turun temurun dan telah menjadi syarat utama dalam mempelajari ilmu Jawa tingkat tinggi. Jadi sebelum mempelajari ilmu apapun, seseorang harus bisa menguasai dulu ilmu yang satu ini, yaitu mengenal jatidiri. Setelah itu baru diperbolehkan menguasai ilmu lainnya. Jika seseorang sudah terlanjur mendapatkan ilmu kadigdayaan dari seorang guru tapi belum pernah menemui saudara sejati ini, maka dikhawatirkan orang tersebut akan dikendalikan oleh ilmunya sendiri nantinya. Selain itu orang tersebut tidak akan tahu siapakah makhluk gaib yang ada di dalam dirinya tersebut dan darimana ilmu itu berasal. Apakah ilmu yang telah menyatu dengan jiwa raga tersebut adalah makhluk baik atau makhluk jahat. Perlu kita ketahui bahwa kenapa seseorang bisa memiliki ilmu kanuragan, ilmu kebal, ilmu gaib dan ilmu-ilmu lainnya? Kenapa seseorang tersebut bisa sakti? Karena ada makhluk gaib yang telah menyatu dengan jiwa raga orang tersebut, dan makhluk gaib itulah yang telah membantu orang tersebut sehingga menjadi sakti. Makhluk gaib tersebut telah disatukan dengan dirinya oleh seorang guru. Sesungguhnya manusia terlahir secara alami tidak ada yang sakti. Dari manakah sang guru tersebut mendapatkan makhluk gaib dan lantas dimasukkan kedalam tubuh murid-muridnya? Hal inilah yang harus kita ketahui agar kita bisa menyadari dari manakah ilmu kita ini berasal dan seperti apa wujudnya. Oleh karena itulah dalam belajar ilmu Jawa diharuskan mengenal jatidiri dulu sebelum belajar ilmu lainnya agar bisa mengetahui segala apa yang terjadi pada diri kita. Kita akan bisa mengetahui semua ini jika telah pernah menemui saudara empat kelima pancer. Kita nantinya bisa menirukan sang guru tersebut mengambil makhluk halus sakti dari alam gaib tertentu untuk di-inventariskan kepada murid-muridnya. Guru tersebut pergi ke alam gaib dengan cara melepas sukmanya untuk menemui makhluk gaib yang dia butuhkan, dan hal ini dilakukan dengan cara Ragasukma atau Rogosukmo. Ragasukma sendiri ada bermacam-macam cara dan tingkatan. Secara kronologis ragasukma dibedakan menjadi dua macam. Pertama, ragasukma tingkat rendah Ragasukma jenis ini adalah proses melepas sukma keluar dari tubuh dengan tujuan hanya untuk berjalan-jalan disekitar alam dunia ini saja. Artinya, setelah sukma kita berhasil keluar dari tubuh kita maka kita bisa pergi kemana saja semau kita seperti orang terbang, karena disaat ini raga halus akan terasa ringan seperti angin dan bisa menembus tembok. Ragasukma seperti ini bisa dipelajari dengan cara tidak terlalu sulit karena bisa didapat dari paranormal yang menjual jasa pembelajaran ilmu gaib yang banyak terdapat di internet atau media masa lainnya. Namun belajar ragasukma seperti ini juga tidak bisa dibilang mudah, karena memerlukan ketekunan dan kesabaran dalam berlatih setiap hari serta tidak boleh terlalu berambisi untuk segera bisa menguasainya. Ragasukma tingkat rendah ini juga bisa digunakan untuk memulai penguasaan ragasukma tingkat tinggi. Namun biasanya orang yang telah menguasai jenis ragasukma tingkat rendah akan kesulitan untuk mencapai ragasukma tingkat tinggi karena terhalang oleh kebisaan yang telah mereka miliki. Oleh karena itu ragasukma tingkat tinggi biasanya lebih mudah dikuasai oleh orang-orang yang berangkat dari kebodohan, yaitu orang yang belum pernah memiliki ilmu apapun. Orang bodoh seperti ini biasanya lebih mudah untuk mencapai kesempurnaan. Namun bukan berarti orang yang telah menguasai ragasukma tingkat rendah tidak bisa menguasai ragasukma tingkat tinggi, bisa saja bro.., asal bisa bersabar dan tekun dalam berlatih. Dan yang lebih penting lagi jangan terlalu berambisi untuk segera bisa menguasainya, karena hal itu bisa menjadi rintangan dalam perjalanan spiritual kita nantinya. Cara mempelajari ragasukma tingkat rendah ini tidak perlu kita bahas karena anda bisa mendapatkannya sendiri dengan cara menghubungi jasa pembelajaran ilmu gaib yang banyak terdapat di internet, dan mereka lebih tahu karena mereka memang pakarnya. Dan mayoritas mereka memang benar-benar bisa mengajarkan berbagai macam ilmu secara instan kepada anda. Biasanya sang guru akan memberikan inventaris makhluk halus kepada anda melalui air minum berisi rajah gaib, kemudian makhluk halus tersebut akan menyatu dengan jiwa raga anda. Selanjutnya anda hanya melakukan ritual tertentu saja maka makhluk halus yang telah menyatu dengan jiwa raga anda tersebut akan membawa sukma anda pergi melayang-layang atau biasa disebut raga sukma. Dan anda tidak perlu khawatir karena makhluk halus tersebut bertanggung jawab atas perintah sang guru, dan biasanya makhluk halus tersebut menjelma mirip dengan guru anda ketika bertemu di alam gaib sehingga anda akan mengira bahwa dia adalah guru anda. Kedua, ragasukma tingkat tinggi Ragasukma tingkat tinggi ini adalah proses melepas sukma keluar dari tubuh untuk menemui kembaran diri, yaitu menemui saudara empat kelima pancer atau kakang kawah adi ari-ari. Target pertama adalah menemui kakang kawah yang berada di langit paling atas. Kakang kawah ini adalah yang paling sakti diantara saudara lainnya yang juga sakti semua. Ragasukma tingkat tinggi ini tidak bisa diperjual-belikan, melainkan harus anda pelajari sendiri secara alami. Ragasukma tingkat tinggi ini tidak membutuhkan makhluk lain sama sekali, karena anda benar-benar berangkat ke alam gaib sendirian dengan dipandu oleh guru sejati, yaitu kembaran diri anda sendiri yang akan membawa sukma anda. Dalam bahasa Jawa, kakang kawah ini disebut roh suci, dan raga halus kita (pancer) disebut sukma sejati. Jika kita telah berhasil menemui kakang kawah maka kita akan bisa menemui saudara yang lainnya, yaitu adi ari-ari yang berada di langit bawahnya. Dalam wujud fisik, adi ari-ari adalah batur yang keluar setelah lahirnya si jabang bayi. Dan kakang kawah adalah air ketuban yang keluar duluan dan kemudian disusul oleh si jabang bayi. Mereka pasti akan keluar dalam waktu bersamaan ketika kita lahir, hanya saja urutannya berbeda. Kakang kawah keluar duluan sehingga disebut kakak, kemudian disusul si jabang bayi yang disebut pancer dan terakhir keluar adalah adi ari-ari yang berperan sebagai adik. Mereka semuanya adalah makhluk hidup dan memiliki roh. Roh inilah yang sekarang kita cari. Mereka semuanya bersatu di dalam batin manusia, merekalah yang membawakan sifat dan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga ada makhluk dari luar kita yang langsung menempel ke si jabang bayi saat sedang dilahirkan, mereka disebut kori. Tapi hal ini tidak perlu dibahas karena terlalu panjang. Menurut beberapa orang guru besar ilmu Jawa, makhluk gaib penunggu tubuh manusia jumlahnya ada dua belas. Jika kita bisa menemui mereka kesemuanya maka akan bisa memperoleh sabda pandita ratu, yaitu segala ucapannya akan terkabul atas ijin yang maha kuasa yakni Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya itu akan bisa ditemui dengan mudah jika kita telah berhasil menemui kakang kawah di langit tertinggi, namun hal ini memerlukan proses dan memakan waktu yang tidak sebentar. Sekarang kita bahas cara bersemedi untuk menemui kakang kawah. Cara bersemedi menemui kembaran diri Catatan; -Ini adalah cara menurut ajaran ilmu Jawa murni yang saya ketahui saja dari penjelasan beberapa paranormal asli Jawa, jadi jika anda menemukan adanya pertentangan dalam faham anda, sebaiknya ini jadikan sebagai bahan wacana saja atau sekedar tahu saja. -Cara ini adalah dari Banyuwangi (spiritualis alas Purwo), beberapa spiritualis ilmu Jawa Cara bersemedi; 1. Mandi keramas dulu, kemudian tengah malam silakan bertapa dengan duduk bersila di dalam kamar yang agak gelap (lampunya matikan) dan menghadap ke arah timur. 2. Usahakan badan rileks dan jangan bergerak sedikitpun. Baca niat dalam hati sekali saja, yaitu ingin mengetahui jatidiri, SIAPA SEBENARNYA SAYA INI. Kemudian serahkan diri anda segalanya kepada yang maha kuasa (Allah SWT). 3. Pusatkan segenap rasa dan pikiran kedalam tengah-tengah hati (batin). Baca dalam hati "La Illaha Ilalloh" secara terus menerus dengan merasakan aliran darah dan nafas, namun tetap fokuskan segalanya di dalam hati (batin). Arahkan segenap perhatian anda kepada detak jantung. 4. Lakukan hal ini setiap tengah malam secara kontinyu (tanpa berhenti), namun anda jangan terlalu berambisi agar tidak terganggu oleh hawa nafsu ingin cepat bisa. Tanda-tanda; -Hal ini tidak perlu dijelaskan secara rinci karena bisa menyebabkan anda tidak berhasil jika sudah tahu ceritanya duluan. Namun ada sedikit yang perlu diketahui, yaitu anda akan menembus alam gaib paling terakhir. Anda akan melesat menembus sinar membelalakkan melintasi segala macam alam makhluk halus dan alam rahasia lainnya dan jangan berhenti sampai hingga akhirnya mentok di alam yang paling terakhir. -Di langit terakhir tersebut anda akan hilang dan akan tampak siapakah diri anda sesungguhnya. Disitu anda akan menemukan kedamaian yang sesungguhnya. Kalau sudah mencapai tahap ini maka seseorang akan sadar bahwa sesungguhnya manusia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali semuanya hanya tunduk kepada Maha Kuasa. Tahap selanjutnya; Jika telah berhasil menemui kakang kawah maka anda bisa menemui adi ari-ari yang berada di langit bawahnya. Adi ari-ari ini bertugas menjaga raga anda agar tidak dimasuki oleh makhluk lain ketika anda sedang pergi keluar dari tubuh. Mereka berempat menghadap ke arah anda dengan wajah menunduk. Tentang kesaktiannya anda tidak perlu khawatir karena tidak ada makhluk lain yang mampu menandingi kesaktian mereka. Dalam bahasa Jawa mereka juga disebut "malaikat papat", yaitu nini among kaki among yang bertugas momong si jabang bayi sejak lahir hingga akhir hayat. Dalam kehidupan nyata, mereka akan menjaga keselamatan anda dari segala mara bahaya dan mereka juga tunduk kepada perintah anda jika anda pernah menemuinya secara wujud. Anda bisa berdialog dengan mereka sewaktu-waktu, baik berdialog dalam hati maupun berdialog dalam wujud nyata sehingga anda tidak akan bisa dibohongi atau dicelakai oleh orang lain. Dalam bahasa Jawa tingkatan ini disebut "gawok" atau kenal, artinya anda telah benar-benar kenal dengan saudara sejati anda yang akan mengantarkan anda menghadap yang maha kuasa kelak. Ini berarti anda telah mengenal jati diri, siapa diri anda sesungguhnya. Orang yang telah mencapai tingkat ini akan merasa dekat dengan Tuhannya sehingga akan selalu rendah hati dan tidak sombong karena segalanya adalah milik Tuhan, termasuk jiwa raganya berada dalam kekuasaanNya. Dampak dari ilmu ini; -Orang yang mencapai tahap ini bisa berkeliling ke alam gaib sesukanya, bahkan banyak makhluk halus yang datang ingin mengabdi. Selain itu bisa memerintahkan ribuan makhluk halus untuk menjalankan tugas tertentu serta bisa mengambil sinar-sinar kekuatan alam atau makhluk halus sakti untuk diisikan kepada murid-muridnya. Bahkan bisa menangkap petir yang menyambar, seperti dalam cerita sejarah Ki Ageng Selo yang memiliki ilmu islam kejawen yang juga dimiliki oleh Sunan Kalijaga, dan banyak lagi wali lainnya yang menguasai ilmu islam kejawen. Kisah lain, Bung Karno bisa menjelma menjadi 25 orang ketika terjadi insiden penembakan atas dirinya dalam peristiwa Cikini tahun 1965. Selain itu Bung Karno juga bisa menguasai puluhan bahasa di dunia tanpa belajar. Menurut para paranormal Jawa, Bung Karno menguasai ilmu sejati, yaitu pengenalan jatidiri dengan menemui saudara empat kelima pancer. -Semakin tinggi ilmu seseorang maka akan semakin besar godaannya, terutama adalah godaan dari lawan jenis. Ini adalah godaan yang tidak bisa dihindari dan tidak bisa dibantah oleh siapapun, kecuali hanya bisa dihindari dengan cara meningkatkan ibadah melalui agama, yaitu menjalankan perintah serta menjauhi larangan Tuhan Yang Maha Esa. PERINGATAN PENTING; Ilmu Jawa juga dipelajari oleh para wali, termasuk beberapa tokoh walisanga. Namun jika anda ingin mempelajari ilmu apapun di dunia ini, terutama ilmu Jawa tingkat tinggi yang mengarah ke tauhid-an atau menyingkap jatidiri, anda harus meningkatkan ketaatan ibadah anda terhadap Tuhan yang Maha Esa agar anda tidak terjerumus ke jurang kesesatan dan kesyirikan. Oleh karena itu sebaiknya perdalam dulu ilmu agama dengan sebaik mungkin sebelum anda ingin belajar ilmu tambahan lainnya. Karena ilmu agama adalah ilmu yang akan menyelamatkan diri kita dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.



.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar